Gejala Fistula Arteriovenosa

Fistula arteriovenosa (FAV) adalah suatu kelainan pembuluh darah yang ditandai dengan adanya hubungan langsung antara pembuluh darah arteri dan vena. FAV dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk otak, hati, ginjal, dan tungkai.

Gejala FAV dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan ukuran fistula. Gejala umum yang dapat terjadi meliputi:

  • Nyeri
  • Pembengkakan
  • Kelainan kulit
  • Perdarahan
  • Suara detak jantung di area fistula

Gejala FAV yang lebih spesifik dapat terjadi tergantung pada lokasi fistula. Misalnya, FAV di otak dapat menyebabkan sakit kepala, kejang, dan gangguan penglihatan. FAV di hati dapat menyebabkan hipertensi portal, sirosis, dan gagal hati. FAV di ginjal dapat menyebabkan hipertensi, proteinuria, dan gagal ginjal. FAV di tungkai dapat menyebabkan varises, flebitis, dan ulkus kaki.

FAV dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk:

  • Trauma
  • Operasi
  • Infeksi
  • Tumor
  • Kelainan bawaan

FAV biasanya didiagnosis dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti angiografi. Angiografi adalah pemeriksaan menggunakan zat kontras untuk melihat pembuluh darah.

Pengobatan FAV tergantung pada lokasi dan ukuran fistula. FAV yang kecil mungkin dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi FAV yang besar biasanya memerlukan perawatan. Perawatan untuk FAV dapat berupa:

  • Obat-obatan
  • Operasi
  • Embolisasi

Obat-obatan yang dapat digunakan untuk FAV meliputi obat antikoagulan, obat antiplatelet, dan obat penghambat pertumbuhan pembuluh darah. Operasi adalah perawatan yang paling umum untuk FAV. Operasi dilakukan untuk menutup fistula. Embolisasi adalah prosedur non-bedah yang dilakukan untuk menutup fistula dengan menggunakan kateter dan zat embolisasi.

Dengan perawatan yang tepat, FAV biasanya dapat disembuhkan.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *